Followers
Showing posts with label fitnes centre. Show all posts
Showing posts with label fitnes centre. Show all posts
Wednesday, December 5, 2012
Cedera Bahu, Atasi Dengan Tepat
Cedera pada bahu merupakan salah satu cedera yang paling sering dialami pada saat berolahraga, selain lutut dan pergelangan kaki. Namun, meskipun cedera pada sendi bahu merupakan hal yang umum, namun sebaiknya Anda tidak meremehkannya. Nyeri yang berkepanjangan malah akan membuat fungsi tubuh Anda terganggu. Untuk itu, ketika Anda mengalami cedera pada sendi bahu Anda, segera atasi secara tepat.
Apa Yang Terjadi Ketika Anda Mengalami Cedera Bahu?
Sendi bahu merupakan bagian yang sangat tidak stabil. Dan di sendi bahu, tendon yang sangat berperan adalah rotator cuff dan biceps. Beberapa cedera sendi bahu yang paling sering terjadi, antara lain subacromial bursitis, supraspinatus tendinitis, long head biceps tendinitis, rotator cuff tendonitis hingga sobekan rotator cuff (rotator cuff tear). Gejala dan tanda klinis yang dialami bervariasi, mulai dari ringan sampai berat. Cedera tersebut dapat mengakibatkan nyeri sendi yang sangat pada saat bergerak maupun istirahat. Di antara beberapa jenis cedera tersebut, kali ini kita akan membahas salah satunya, yaitu shoulder tendonisitis atau rotator cuff tendonitis.
Apa Itu Shoulder Tendonitis atau Rotator Cuff Tendonitis?
Shoulder tendonitis (atau rotator cuff tendonitis) adalah salah satu kondisi paling umum terjadi pada persendian bahu (rotator cuff). Penting untuk diketahui bahwa shoulder tendonitis hanya bagian dari masalah dan mengarah ke shoulder bursitis. Faktor umum penyebab rotator cuff tendonitis adalah olahraga. Tetapi terkadang gangguan ini juga bisa terjadi pada orang-orang di atas usia 40 tahun.
Rotator cuff tendonitis juga dikenal sebagai Swimmer’s shoulder, Pitcher’s shoulder, Shoulder impingement syndrome, Tennis shoulder atau Shoulder Bursitis. Rotator cuff tendonitis adalah suatu peradangan (iritasi dan pembengkakan) pada tendon bahu. Biasanya efek pelemahan pada bahu hanya terasa ringan sampai sedang.
Bagaimana Mengatasinya?
Secara umum, pemulihan cedera pada sendi bahu memerlukan waktu. Untuk mempercepat waktu pemulihan agar Anda dapat berlatih kembali, gunakan formula RICE (Rest atau istirahat; Ice atau kompres dengan es; Compression atau beri tekanan dengan menggunakan membalutnya dengan perban khusus; dan Elevation atau tinggikan bagian yang mengalami cedera). Penyembuhan jaringan lunak, seperti bahu, seringkali membutuhkan waktu antara 4 hingga 6 minggu.
Sedangkan perawatan untuk cedera rotator cuff dapat meliputi: istirahat, pengobatan anti peradangan, latihan kekuatan, terapi ultrasound, injeksi corticosteroid atau operasi (untuk cedera berat). Ada beberapa jenis latihan tertentu untuk membantu Anda memperkuat otot-otot di bahu Anda (terutama otot-otot rotator cuff, bagian yang membantu dalam gerakan bahu melingkar). Latihan-latihan ini tidak menyebabkan rasa sakit. Jika terasa sakit saat latihan, hentikan, periksakan ke dokter Anda, kemudian mulai kembali berlatih dengan beban yang lebih ringan.
Setelah mengetahui pentingnya untuk segera mengatasi cedera bahu Anda, maka jika Anda mengalami cedera pada sendi bahu, segera atasi dengan cepat dan tepat, agar Anda bisa segera kembali ke gym. Selamat berlatih dengan aman!
dunia fitnes
Friday, October 12, 2012
Membentuk Otot Dengan Benar
Untuk membentuk otot, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat rencana dan memiliki tujuan yang spesifik. Latihan beban sangat baik untuk meningkatkan kekuatan, menambah massa otot Anda, atau pembentukan tubuh. Artikel ini akan berfokus pada teknik-teknik yang dibutuhkan untuk membentuk dan meningkatkan massa otot.
Untuk menambah massa otot, maka Anda harus merusak otot-otot dalam tubuh untuk kemudian diperbaiki dalam proses pembangunan otot. Berikan tekanan dan beban yang tepat, maka tubuh Anda secara efisien akan memperbaiki dengan membuat jaringan otot baru yang lebih kuat dan besar.
Berikut adalah beberapa tips penting untuk menambah massa otot dengan cara yang benar:
1.Beri Otot Anda Makanan Yang Baik
Otot Anda membutuhkan protein untuk dapat tumbuh dan berkembang, diet berprotein tinggi akan membantu Anda mendapatkan pertumbuhan otot yang maksimal. Banyak orang salah kaprah saat makan. Sebagian orang menganggap porsi makan yang besar merupakan cara yang baik untuk membangun otot, padahal akan lebih baik jika Anda makan sedikit-sedikit tetapi lebih sering. Anda harus makan sebelum latihan. Konsumsi protein shake juga sangat disarankan. Yang sangat penting untuk diperhatikan adalah diet Anda juga harus mencakup kalori, protein, vitamin, lemak baik, mineral dan air dalam jumlah yang cukup.
2. Fokus Pada Rencana dan Tujuan
Pertama, identifikasi tujuan Anda lebih spesifik. Misalnya: “Untuk mendapatkan massa otot yang lebih besar,” .Hal ini tidak spesifik. Pertanyaannya adalah seberapa besar massa otot yang ingin Anda dapatkan? Cobalah untuk membuat target berat angkatan beban Anda, atau target berdasarkan pengukuran dada, dan sebagainya. Tujuan yang spesifik akan membuat Anda berusaha untuk mencapai suatu hasil tertentu.
Jika Anda telah membuat tujuan, selanjutnya Anda hanya perlu untuk menyusun rencana yang memungkinkan Anda untuk mencapainya. Untuk mengantisipasi latihan Anda menyimpang dari rencana, Anda perlu menentukan jangka waktu untuk latihan. Membentuk otot tidak bisa instan, sehingga lakukan yang terbaik, dan tetap dapatkan motivasi untuk mendapatkan massa otot yang diharapkan.
3.Kuasai Teknik Dengan Baik
Sebelum Anda menambahkan beban 20 kg ke bar, tanyakan pada diri Anda “Apakah Anda siap dengan risiko melukai diri sendiri?” Untuk mendapatkan hasil maksimal dari sesi latihan, pastikan Anda mengangkat beban dengan benar dan sesuai kemampuan Anda. Kebiasaan buruk akan menyebabkan teknik yang buruk yang berdampak cedera. Jika Anda tidak yakin apakah Anda mengangkat beban dengan benar, cobalah bertanya dan meminta masukan dari orang yang kompeten. Sebagai contoh, Anda sering melihat orang melengkungkan punggung mereka dan berjuang untuk mengangkat beban yang sangat berat. Jika Anda melakukan angkatan dengan benar, otot Anda akan mempelajari teknik yang benar dan Anda akan mendapatkan hasil yang optimal dari latihan.
4. Identifikasi Kelemahan Anda
Kelompok otot yang sedang dalam proses perkembangan sering menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat daripada yang sudah lebih dulu berkembang. Dengan pengalaman yang Anda miliki dari latihan selama ini, cobalah identifikasi daerah otot yang masih lemah dan jadikan otot-otot tersebut sebagai target latihan.
Empat tips ini hanyalah sekedar kata-kata jika Anda tidak membuktikannya. Jadi, lakukan tips di atas untuk membantu Anda membangun dan meningkatkan massa otot dengan benar. Rencanakan goal Anda! Rencanakan latihan, dan dapatkan hasil yang maksimal! Selamat berlatih!
Source Dunia Fitnes
Untuk menambah massa otot, maka Anda harus merusak otot-otot dalam tubuh untuk kemudian diperbaiki dalam proses pembangunan otot. Berikan tekanan dan beban yang tepat, maka tubuh Anda secara efisien akan memperbaiki dengan membuat jaringan otot baru yang lebih kuat dan besar.
Berikut adalah beberapa tips penting untuk menambah massa otot dengan cara yang benar:
1.Beri Otot Anda Makanan Yang Baik
Otot Anda membutuhkan protein untuk dapat tumbuh dan berkembang, diet berprotein tinggi akan membantu Anda mendapatkan pertumbuhan otot yang maksimal. Banyak orang salah kaprah saat makan. Sebagian orang menganggap porsi makan yang besar merupakan cara yang baik untuk membangun otot, padahal akan lebih baik jika Anda makan sedikit-sedikit tetapi lebih sering. Anda harus makan sebelum latihan. Konsumsi protein shake juga sangat disarankan. Yang sangat penting untuk diperhatikan adalah diet Anda juga harus mencakup kalori, protein, vitamin, lemak baik, mineral dan air dalam jumlah yang cukup.
2. Fokus Pada Rencana dan Tujuan
Pertama, identifikasi tujuan Anda lebih spesifik. Misalnya: “Untuk mendapatkan massa otot yang lebih besar,” .Hal ini tidak spesifik. Pertanyaannya adalah seberapa besar massa otot yang ingin Anda dapatkan? Cobalah untuk membuat target berat angkatan beban Anda, atau target berdasarkan pengukuran dada, dan sebagainya. Tujuan yang spesifik akan membuat Anda berusaha untuk mencapai suatu hasil tertentu.
Jika Anda telah membuat tujuan, selanjutnya Anda hanya perlu untuk menyusun rencana yang memungkinkan Anda untuk mencapainya. Untuk mengantisipasi latihan Anda menyimpang dari rencana, Anda perlu menentukan jangka waktu untuk latihan. Membentuk otot tidak bisa instan, sehingga lakukan yang terbaik, dan tetap dapatkan motivasi untuk mendapatkan massa otot yang diharapkan.
3.Kuasai Teknik Dengan Baik
Sebelum Anda menambahkan beban 20 kg ke bar, tanyakan pada diri Anda “Apakah Anda siap dengan risiko melukai diri sendiri?” Untuk mendapatkan hasil maksimal dari sesi latihan, pastikan Anda mengangkat beban dengan benar dan sesuai kemampuan Anda. Kebiasaan buruk akan menyebabkan teknik yang buruk yang berdampak cedera. Jika Anda tidak yakin apakah Anda mengangkat beban dengan benar, cobalah bertanya dan meminta masukan dari orang yang kompeten. Sebagai contoh, Anda sering melihat orang melengkungkan punggung mereka dan berjuang untuk mengangkat beban yang sangat berat. Jika Anda melakukan angkatan dengan benar, otot Anda akan mempelajari teknik yang benar dan Anda akan mendapatkan hasil yang optimal dari latihan.
4. Identifikasi Kelemahan Anda
Kelompok otot yang sedang dalam proses perkembangan sering menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat daripada yang sudah lebih dulu berkembang. Dengan pengalaman yang Anda miliki dari latihan selama ini, cobalah identifikasi daerah otot yang masih lemah dan jadikan otot-otot tersebut sebagai target latihan.
Empat tips ini hanyalah sekedar kata-kata jika Anda tidak membuktikannya. Jadi, lakukan tips di atas untuk membantu Anda membangun dan meningkatkan massa otot dengan benar. Rencanakan goal Anda! Rencanakan latihan, dan dapatkan hasil yang maksimal! Selamat berlatih!
Source Dunia Fitnes
Subscribe to:
Posts (Atom)

